Bersandar pada takdir terbaik ALLAH
Pantai itu menyimpan ceritaku Sore itu, aku, camera handphone yang terbuka serta tripod yang menopangnya berada di pantai favoritku, tempat kucurahkan semua apa yang kurasakan 7 bulan belakangan ini. Aku sadar perjuangan hidup yang dijalani membentuk satu kalimat utuh dalam benakku "Aku bersandar pada takdir terbaik ALLAH". Semua yang dilalui berdasarkan arahan dan perintah ALLAH. Alhamdulillah bahkan sampai pada saat tidak tahu harus ngapain, tapi tetap saja ALLAH buatkan rundown menjalani hidup dengan sangat apik dan menakjubkan. Ingin rasanya melepas hal yang masih mengganjal di hati, tapi ternyata ALLAH bilang "belum saatnya ya, aku masih ingin menguji kesabaranmu sebagai hambaKU untuk melewatinya", dan Aku sebagai hamba bisa apa? hanya tunduk dan patuh pada RajaNya manusia, hanya bisa berserah terhadap apa yang menjadi ketentuanNya. Fabiayyi ala irabbikuma tukadziban, ayat ini yang terus dan selalu terulang oleh lisanku ketika peristiwa yang membuat terpana d...