Antara terobsesi atau rindu

Siapa Pria ini beraninya dia masuk ke dalam mimpiku malam ini

Dini hari 25 Maret 2026 (5 Syawal 1447 H) sekitar pukul 01.45 WIB terbangun dan berkata mimpi apa semalam, saking kepikirannya sampai merangkai cerita. Ternyata gelisah bisa menghubungkan imajinasi masuk ke dalam alam bawah sadar.

Setelah nonton 1 konten di Instagram yang bilang kunci move on itu justru menikmati prosesnya sampai kamu muak dengan sendirinya. Jika kamu paksa bisa menimbulkan luka dan sedih berkepanjangan. Terima perasaannya lalu lanjut produktif sampai berlalu dengan sendirinya.

Mimpi itu gak begitu jelas scenenya, di atas genteng posisinya kaya ada acara ramai-ramai, ada seorang pria duduk agak jauh tapi jelas dari pandangan.

Setelah acara selesai Pria itu mendekat pada seorang wanita dan berjalan bersama orang lain yang di sekitar mereka bilang "cie... cie... mau kemana" sang wanita hanya menoleh sebentar ke pria itu, lalu pria itu menjawab pertanyaan mereka dengan bilang "nganterin ini" menunjuk ke arah wanita di sebelahnya.

Mereka cerita sambil tertawa sesekali menoleh ke belakang ke arah orang-orang yang masih cie-cie sepanjang mereka berjalan. gak lama ada keluarga si wanita lewat 1 orang bertanya "mau kemana" si wanita hanya melihat wajah saudaranya lalu melanjutkan perjalanan dengan pria itu, pria itu berdiri sangat dekat dengan wanitanya.

Setelah agak jauh si pria itu bertanya "apa kata mereka" si wanita menjawab "mau sama dia?" (mengarah kepada pria itu)  Lalu Pria itu bertanya kembali "trus kamu jawab apa ke mereka". Si wanita menjawab "gak tau" seketika pria itu merenggangkan jarak berdirinya dari wanitanya lalu berkata "oh gitu". 

Wanita itu langsung menggandeng lengan pria itu dan berkata "mauuu mauuuuu" tetiba si pria mengatakan "yuhuuu" dengan mengepal tangan ke atas tanda happy.

Wanita itu meledek "coba ulangin lagi gimana?" si pria mengulangi adegan bahagianya "yuhuuuuuu". lalu mereka tertawa sambil melanjutkan perjalanan


Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENIKAH

Motivasi dari Ali bin Abi Thalib (Pemimpin di zamannya)