Untuk sahabat akhiratku yang baik (Dwi Nur Oktaviani is Dewe)
Kurang lebih 3 tahun aku mengenalmu, pertama sekali aku kenal dalam Genggonggaol yang udah bubar hehehehe… aku sebut dirimu sama karakternya seperti teman kuliahku yang suka godain banyak cowo supaya tertarik padamu dan aku sempet bilang seperti melihat bayangan wanita itu didirimu. Engkau berusaha untuk membuktikan kalau dirimu tidak sama dengan teman kuliahku itu, aku tetap tidak mau percaya.
Lambat laun persahabatan kita didekatkan ALLAH dengan berbagai macam cara yang indah, Aku tidak dekat denganmu di kantor karena aku sibuk, dan kamu lebih-lebih sibuknya dari aku. Tapi ALLAH Ta’ala selalu mempertemukan kita dalam berbagai kesempatan di Kajian Ilmu. Beberapa kali aku menginap di rumahmu untuk mengikuti pengajian yang rutin orangtuamu adakan setiap malam senin.
Dan yang paling aku ingat dan paling suka hikmah dari scenario ALLAH Subhanahu wata’ala adalah ketika kamu diberi ujian oleh ALLAH mengenai kisah cintamu, bukan aku gembira diatas penderitaanmu, tapi perjalananmu mendekatkan diri kepada ALLAH Ta’ala itu luar biasa kawan. Bertepatan menjelang bulan ramadhan.
Pasti kamu juga masih ingat di 10 malam terakhir bulan ramadhan 1435 H yang lalu dirimu lelah bekerja mengerjakan program live, tapi kau tetap mengusahakan untuk tetap hadir I’tikaf subhanallah walhamdulillah wallahu akbar itulah bukti cintamu sahabat kepada RabbMu, kau berlari mengejar ALLAH walau dengan perih di hati , imanmu tak goyah.
I’tikaf Di Masjid Agung Istiqlal, Jakarta Pusat 1435 H / 2014
I’tikaf Di Masjid Raya Al ‘Azom, Tangerang 1435 H / 2014
I’tikaf di Masjid Agung At-tin, Jakarta Timur 1435 H / 2014
Semakin hari semakin baik, insya ALLAH kau tetap istiqomah sahabat akhiratku. Innallaha ma’ana (ALLAH Ta’ala selalu bersama kita) la tahzan.
Ujian itu selalu datang sesuai dengan kadar keimanan dan ketaqwaan kita kepada sang khalik, tapi kau harus yakin ALLAH hanya akan memberikan ujian kepada hambaNYA tidak melampaui batas kemampuan seorang hamba. Dan ALLAH memberikan ujian pasti sudah menyiapkan penyelesaiannya kita hanya diminta memohon kepadanya sebagai sebaik-baiknya hamba. Ihdinasyiratal mustaqiim (Tunjukilah jalan yang lurus kepada kami seperti orang-orang sebelum kami), minta istiqomah selalu pada ALLAH.
Cinta Suci itu bukan cinta sesaat yang berlandaskan nafsu belaka, dekat dengan kemaksian yang sangat dibenci ALLAH dan bisa membuat manusia rendah di dunia bahkan sampai akhirat. nauzubillah
Kelak jika cinta sejatimu datang, insya ALLAH itu murni dari ALLAH, sebagai hadiah karena kau sabar menunggu cinta suci dengan ketaatanmu kepada ALLAH selama ini. Dan insya ALLAH cinta sejatimu kelak adalah Cinta yang akan membawamu ke surgaNYA ALLAH bersama seseorang yang juga mencintai ALLAH Subhanahu wata’ala.
Sempurnanya iman seseorang apabila ia sudah yakin bahwa hanya ALLAH lah satu-satunya tempat kita mengadu dan hanya ALLAH lah satu-satunya pelindung kita.
Doa’ku selalu semoga kau segera menyambut hidayah ALLAH dengan menyematkan hijab sebagai tanda cinta dan ketaatanmu kepada sang MAHA CINTA, ALLAH Subhanahu wata’ala. Aamiin aamiin ya robbal ‘alamin.
Kajian Rutin Minggu ke-2 Masjid Agung Istiqlal With KH. Abdullah Gymnastiar
Kajian Rutin Minggu ke-4 Masjid Agung Istiqlal With Ustadz Yusuf Mansur
Kajian Rutin Minggu ke-4 Masjid Agung Istiqlal With Ustadz Yusuf Mansur
Kajian Rutin Minggu ke-2 Masjid Agung Istiqlal With KH. Abdullah Gymnastiar
Lambat laun persahabatan kita didekatkan ALLAH dengan berbagai macam cara yang indah, Aku tidak dekat denganmu di kantor karena aku sibuk, dan kamu lebih-lebih sibuknya dari aku. Tapi ALLAH Ta’ala selalu mempertemukan kita dalam berbagai kesempatan di Kajian Ilmu. Beberapa kali aku menginap di rumahmu untuk mengikuti pengajian yang rutin orangtuamu adakan setiap malam senin.
Dan yang paling aku ingat dan paling suka hikmah dari scenario ALLAH Subhanahu wata’ala adalah ketika kamu diberi ujian oleh ALLAH mengenai kisah cintamu, bukan aku gembira diatas penderitaanmu, tapi perjalananmu mendekatkan diri kepada ALLAH Ta’ala itu luar biasa kawan. Bertepatan menjelang bulan ramadhan.
Pasti kamu juga masih ingat di 10 malam terakhir bulan ramadhan 1435 H yang lalu dirimu lelah bekerja mengerjakan program live, tapi kau tetap mengusahakan untuk tetap hadir I’tikaf subhanallah walhamdulillah wallahu akbar itulah bukti cintamu sahabat kepada RabbMu, kau berlari mengejar ALLAH walau dengan perih di hati , imanmu tak goyah.
I’tikaf Di Masjid Agung Istiqlal, Jakarta Pusat 1435 H / 2014
I’tikaf Di Masjid Raya Al ‘Azom, Tangerang 1435 H / 2014
I’tikaf di Masjid Agung At-tin, Jakarta Timur 1435 H / 2014
Semakin hari semakin baik, insya ALLAH kau tetap istiqomah sahabat akhiratku. Innallaha ma’ana (ALLAH Ta’ala selalu bersama kita) la tahzan.
Ujian itu selalu datang sesuai dengan kadar keimanan dan ketaqwaan kita kepada sang khalik, tapi kau harus yakin ALLAH hanya akan memberikan ujian kepada hambaNYA tidak melampaui batas kemampuan seorang hamba. Dan ALLAH memberikan ujian pasti sudah menyiapkan penyelesaiannya kita hanya diminta memohon kepadanya sebagai sebaik-baiknya hamba. Ihdinasyiratal mustaqiim (Tunjukilah jalan yang lurus kepada kami seperti orang-orang sebelum kami), minta istiqomah selalu pada ALLAH.
Cinta Suci itu bukan cinta sesaat yang berlandaskan nafsu belaka, dekat dengan kemaksian yang sangat dibenci ALLAH dan bisa membuat manusia rendah di dunia bahkan sampai akhirat. nauzubillah
Kelak jika cinta sejatimu datang, insya ALLAH itu murni dari ALLAH, sebagai hadiah karena kau sabar menunggu cinta suci dengan ketaatanmu kepada ALLAH selama ini. Dan insya ALLAH cinta sejatimu kelak adalah Cinta yang akan membawamu ke surgaNYA ALLAH bersama seseorang yang juga mencintai ALLAH Subhanahu wata’ala.
Sempurnanya iman seseorang apabila ia sudah yakin bahwa hanya ALLAH lah satu-satunya tempat kita mengadu dan hanya ALLAH lah satu-satunya pelindung kita.
Doa’ku selalu semoga kau segera menyambut hidayah ALLAH dengan menyematkan hijab sebagai tanda cinta dan ketaatanmu kepada sang MAHA CINTA, ALLAH Subhanahu wata’ala. Aamiin aamiin ya robbal ‘alamin.
Kajian Rutin Minggu ke-2 Masjid Agung Istiqlal With KH. Abdullah Gymnastiar
Kajian Rutin Minggu ke-4 Masjid Agung Istiqlal With Ustadz Yusuf Mansur
Kajian Rutin Minggu ke-4 Masjid Agung Istiqlal With Ustadz Yusuf Mansur
Kajian Rutin Minggu ke-2 Masjid Agung Istiqlal With KH. Abdullah Gymnastiar
Komentar